Tarif dan Harga Token Listrik PLN Periode 9–15 Maret 2026: Detail Lengkap untuk Semua Golongan

Isi Saldo Maxim Driver

Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menegaskan bahwa tarif listrik yang berlaku pada bulan Maret 2026 masih mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 yang mengatur struktur tarif tenaga listrik yang disediakan oleh PT PLN (Persero). Dalam aturan tersebut, pemerintah memastikan tidak ada penyesuaian tarif sepanjang Triwulan I 2026, yaitu sejak Januari hingga Maret.

Dengan keputusan ini, seluruh pelanggan listrik—baik prabayar (token) maupun pascabayar—tetap menggunakan tarif per kilowatt hour (kWh) yang sama pada periode 9–15 Maret 2026. Stabilitas tarif ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi rumah tangga, pelaku usaha, industri, serta layanan sosial yang bergantung pada listrik sebagai kebutuhan utama.

Read More

Kebutuhan energi nasional sendiri terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat. Berbagai laporan, termasuk pemberitaan oleh Kompas.id, menunjukkan bahwa permintaan listrik diproyeksikan melonjak tajam dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini menuntut kesiapan infrastruktur dan keandalan jaringan, termasuk penggunaan peralatan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Berikut daftar tarif listrik PLN yang berlaku pada periode 9–15 Maret 2026, sesuai data resmi PLN.

Tarif Listrik PLN Periode 9–15 Maret 2026

1. Rumah Tangga

  • R-1/TR 900 VA-RTM: Rp 1.352/kWh
  • R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70/kWh
  • R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
  • R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53/kWh
  • R-3/TR di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53/kWh

2. Bisnis

  • B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.444,70/kWh
  • B-3/TM-TT di atas 200 kVA: Rp 1.114,74/kWh

3. Industri

  • I-3/TM di atas 200 kVA: Rp 1.114,74/kWh
  • I-4/TT di atas 30.000 kVA: Rp 996,74/kWh

4. Instansi Pemerintah & PJU

  • P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.699,53/kWh
  • P-2/TM di atas 200 kVA: Rp 1.522,88/kWh
  • P-3/TR Penerangan Jalan Umum: Rp 1.699,53/kWh
  • L/TR-TM-TT berbagai tegangan: Rp 1.644,52/kWh

5. Pelayanan Sosial

  • S-1/TR 450 VA: Rp 325/kWh
  • S-1/TR 900 VA: Rp 455/kWh
  • S-1/TR 1.300 VA: Rp 708/kWh
  • S-1/TR 2.200 VA: Rp 760/kWh
  • S-1/TR 3.500 VA–200 kVA: Rp 900/kWh
  • S-2/TM di atas 200 kVA: Rp 925/kWh

6. Rumah Tangga Subsidi

R-1/TR 450 VA: Rp 415/kWh

R-1/TR 900 VA: Rp 605/kWh

Cara Menghitung Perolehan kWh Token Listrik

Untuk mengetahui berapa kWh yang didapat dari pembelian token, gunakan rumus sederhana:

(Nominal pembelian − PPJ) ÷ tarif listrik per kWh

Sebagai contoh, PPJ di Jakarta adalah 3%.

 

Simulasi Pembelian Token Rp 50.000

900 VA

  • PPJ: Rp 1.500
  • Tarif: Rp 1.352/kWh
  • Total kWh: 35,88 kWh

1.300 VA

  • PPJ: Rp 1.500
  • Tarif: Rp 1.444,70/kWh
  • Total kWh: 33,56 kWh

2.200 VA

  • PPJ: Rp 1.500
  • Tarif: Rp 1.444,70/kWh
  • Total kWh: 33,56 kWh

Simulasi Pembelian Token Rp 100.000

900 VA

  • PPJ: Rp 3.000
  • Tarif: Rp 1.352/kWh
  • Total kWh: 71,78 kWh

1.300 VA

  • PPJ: Rp 3.000
  • Tarif: Rp 1.444,70/kWh
  • Total kWh: 67,15 kWh

2.200 VA

  • PPJ: Rp 3.000
  • Tarif: Rp 1.444,70/kWh
  • Total kWh: 67,15 kWh

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *